Berita

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin/RMOL

Dunia

Kepada Umat Muslim Indonesia, Dubes Ukraina: Tolong Jangan Percaya Propaganda Rusia

KAMIS, 03 MARET 2022 | 18:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Duta Besar Ukraina Vasyl Hamianin meminta masyarakat Indonesia, khususnya Muslim, tidak segera mempercayai berita palsu dan provokasi yang dibuat oleh Rusia.

Dalam pernyataan yang ia tujukan kepada komunitas Muslim Indonesia, yang didapatkan oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Kamis (3/3), Dubes Hamianin menyoroti propaganda yang telah dilakukan oleh Rusia.

Ia mengatakan, invasi Rusia ke Ukraina merupakan tragedi mengerikan dalam sejarah modern yang menewaskan ribuan orang tidak bersalah, termasuk anak-anak, perempuan, dan lansia.


"Perlawanan terhadap agresi Rusia telah menyatukan bangsa Ukraina menjadi satu bersaudara. Orang Ukraina dan Tatar, Kristen dan Muslim berjuang bersama untuk membela Tanah Air dari penjajah," ujarnya.

Saat ini, ia melanjutkan, Muslim di Ukraina dan Krimea menyerukan agar umat Islam di seluruh dunia dapat memberikan doa di tengah serangan dari Rusia.

Ia juga menyoroti bagaimana Rusia bukan hanya menyerang secara militer, namun juga melalui propaganda yang bertujuan untuk merusak persatuan umat Islam di seluruh dunia, dengan membuat pesan-pesan palsu yang provokatif kemudian membagikannya di media sosial.

"Tujuannya adalah untuk menanam bibit amarah di hati saudara-saudari Muslim terhadap Ukraina," lanjutnya.

Di era teknologi modern, Dubes Hamianin mengatakan, pesan dan informasi propaganda menjadi viral, sehingga mencemarkan hati orang-orang dengan kebencian dan kegeraman.

"Saudara-saudari Muslim Indonesia yang terhormat, tolong jangan mempercayai berita palsu dan provokasi propaganda yang dibuat oleh diktator Rusia," imbaunya.

Selama beberapa dekade terakhir, ia juga mengungkap, 2 juta orang komunitas Muslim di Ukraina telah hidup bahagia berdampingan dengan kelompok-kelompok etnis dan agama lain.

"Mari, bersama kita berdoa untuk perdamaian dan kemakmuran setiap bangsa di seluruh dunia. Semoga perang kejam terhadap kemanusiaan ini segera dihentikan, Insya Allah," demikian pernyataan tersebut.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya