Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Dunia

Gamang Pilih Rusia atau Ukraina, India Disentil Paman Sam

KAMIS, 03 MARET 2022 | 15:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menegur India karena memilih abstain saat pemungutan suara resolusi Majelis Umum PBB pada Rabu (2/3).

Resolusi tersebut berisi kecaman PBB atas langkah Rusia yang melakukan serangan militer terhadap Ukraina. Namun India menjadi satu di antara 35 negara yang abstain.

Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Asia Selatan dan Tengah, Donald Lu mengatakan, pemerintahan Biden mendesak India untuk segera mengambil "posisi yang jelas" dalam krisis Rusia dan Ukraina.


"India telah fokus pada dua hal ketika mencoba untuk menjelaskan posisinya. Satu, terus ingin meninggalkan meja kemungkinan penyelesaian diplomatik konflik ini. Hal kedua yang mereka tekankan adalah India memiliki 18.000 siswa masih di Ukraina, dan mereka berusaha bekerja sama dengan pemerintah Ukraina dan Rusia," kata diplomat tinggi AS itu.

Kritik terhadap India juga disampaikan oleh anggota parlemen AS, baik dari Partai Republik dan Demokrat, pada sidang tentang hubungan AS dengan India.

"Izinkan saya mengatakan bahwa kita semua telah bekerja untuk mendesak India untuk mengambil posisi yang jelas, posisi yang menentang tindakan Rusia," kata Lu selama sidang tersebut.

Lu mengatakan, Departemen Luar Negeri terus melibatkan India secara dekat untuk menggarisbawahi pentingnya tanggapan kolektif dan mengutuk invasi Rusia.

Meskipun India belum mengambil posisi yang "jelas", AS mengatakan dapat melihat perubahan atas opini publik di India. Hal itu terlihat ketika India mengirim bantuan kemanusiaan ke Ukraina.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya