Berita

Menteri Kelautan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono mendukung teknologi kripto/Ist

Politik

Menteri KKP Mulai Lirik Kunci Coin Investasi untuk Sektor Maritim

KAMIS, 03 MARET 2022 | 12:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penggunaan teknologi kripto mulai dilirik Menteri Kelautan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono untuk sektor kemaritiman.

Dengan begitu, harapannya potensi maritim di Indonesia akan lebih dikenal melalui teknologi tersebut.

"Saya di KKP mendukung salah satu di sektor maritim digarap anak-anak muda melalui ini saya minta Kunci Army, bagaimana bisa menjual baik secara fisik atau melalui virtual," kata Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/3).


Pemerintah sendiri, kata Wahyu Sakti, mendukung teknologi tersebut, salah dengan menyiapkan sejumlah infrastruktur untuk membantu kemajuan teknologi blockchain, kripto, NFT, hingga metaverse.

"Kami sudah siapkan penataan pemasangan kabel laut. Kalau infrastruktur tidak disiapkan, saya kira metaverse tidak berkembang cepat, Menkominfo Jhony Plate juga sudah siapkan roadmap panjang terhadap ini. KKP juga mendukung," lanjutnya.

Di sisi lain, perkembangan teknologi kripto di Indonesia juga diharapkan bisa membuka peluang baru.

"Anak muda kita bisa berkreasi hasilkan usaha melalui teknologi, ini sangat bagus. Kripto NFT, metaverse, dan blockchain itu punya behaviour, nah pemerintah genjot lagi," pungkasnya.

Di sisi lain, CEO Kunci Julius Agus Salim makin percaya diri dengan dukungan pemerintah tersebut.

"Saya sebagai CEO Kunci dan Kunci Army harus semakin semangat nih, karena kita didukung penuh oleh pemerintah," kata Julius.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya