Berita

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir/Net

Politik

Relawan: Ada Banyak Alasan untuk Mendukung Erick Thohir Maju di Pilpres 2024

RABU, 02 MARET 2022 | 22:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada banyak alasan publik untuk mendukung sosok muda seperti Erick Thohir menjadi pemimpin masa depan.

Sebelum dikukuhkan sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kepemimpinan Erick Thohir sudah terbukti sukses dengan mendirikan Mahaka Group, induk jaringan usaha media, hiburan, olahraga, dan lain-lain.

Di pemerintahan, Erick juga menaruh perhatian dan kepercayaan kepada pemimpin muda generasi milenial serta kaum perempuan untuk mengisi jabatan di BUMN.


Hal tersebut yang menjadi alasan Relawan Erick Thohir Sahabat (Etos) Indonesia mendukung penuh Erick Thohir sebagai calon presiden 2024 mendatang.

"Banyak masyarakat, terutama kaum milenial dan perempuan menghendaki Pak Erick maju dalam Pilpres 2024. Kami menilai beliau pantas dan layak maju mengingat prestasi cemerlangnya," tegas Ketua Umum DPP Relawan Etos, Andi Desfiandi, Rabu (2/3).

Relawan Etos yang telah terbentuk di 20 provinsi berencana akan melakukan deklarasi dukungan kepada Erick Thohir secara serentak di seluruh Indonesia dalam waktu dekat.

"Rencananya deklarasi dukungan secara serentak akan dilakukan pada akhir Maret mendatang," jelasnya.

Andi menjelaskan, Erick Thohir sebagai Menteri BUMN sudah berhasil mencetak banyak prestasi. Sejak awal di BUMN, ia langsung melakukan bersih-bersih dari kasus korupsi seperti Jiwasraya, Asabri, Garuda, hingga Krakatau Steel.

Erick juga berhasil mengembangkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN dengan berfokus pada tiga bidang, yaitu pendidikan, lingkungan hidup, dan UMKM.

"Saatnya kaum muda menjadi pemimpin bangsa. Dan untuk itu, kami mengusung
tagline 'muda beriman', yang artinya muda, cerdas, berahlak, berani, dan
amanah," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya