Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Dunia

Antara Rusia dan Ukraina, India Lebih Pilih Kemanusiaan

RABU, 02 MARET 2022 | 20:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina telah meminta dukungan India atas serangan militer yang diluncurkan oleh Rusia sejak 24 Februari.

Dua hari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan Operasi Militer Khusus ke Ukraina, Sabtu (26/2), Presiden Volodymyr Zelensky melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

"(Kami) mendorong India untuk memberikan dukungan politik di Dewan Keamanan PBB. Hentikan agresi bersama," cuit Zelensky setelah panggilan tersebut.


Sementara itu, India bersama China dan Uni Emirat Arab (UEA), telah menyatakan abstain atas resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menyelesaikan krisis Ukraina.

Modi sendiri telah menyatakan dorongannya agar semua kekerasan dihentikan dan semua pihak kembali ke dialog. Ia juga menyatakan keinginan India untuk ikut berpartisipasi dalam proses perdamaian.

Lebih lanjut, Modi menyoroti keselamatan dan keamanan warga negara India, termasuk pelajar, di Ukraina.

Pada Kamis (24/2), Putin juga melakukan panggilan telepon dengan Modi untuk membahas situasi terkini di Ukraina.

Dalam kesempatan tersebut, Modi mengatakan, perselisihan antara Rusia dan NATO harus diselesaikan melalui dialog yang jujur.

Pada Rabu (2/3), India mengirim bantuan kemanusiaan pertama ke Ukraina, meliputi obat-obatan hingga peralatan medis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya