Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Ist

Jaya Suprana

Memohon Kemanusiaan Presiden Rusia

RABU, 02 MARET 2022 | 13:18 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

NASKAH sederhana saya, "Saran Sederhana untuk Presiden Ukraina" (RMOL, 1 Maret 2022), memperoleh aneka ragam masyarakat yang mengerti bahasa Indonesia.

Yang mendambakan perdamaian antusias mendukung saran agar Presiden Ukraina pro aktif memohon Presiden Rusia berkenan menghentikan invasi ke Ukraina demi menghentikan pertumpahan darah rakyat Ukraina yang sama sekali tidak berdosa.

Sungguh membawa harapan cerah bahwa delegasi Ukraina telah berjumpa langsung dengan delegasi Rusia di suatu lokasi di dekat perbatasan Belarusia-Ukraina demi menjalin kesepakatan genjatan senjata.


Namun para penggemar berita pertumpahan darah sebagai bad news is good news maka lebih mendambakan perang sambil tidak peduli betapa banyak rakyat Ukraina jatuh sebagai korban, tentu saja menganggap saran agar Presiden Ukraina berdamai dengan Presiden Rusia sebagai sebuah saran sangat amat buruk akibat tidak rasional dan tidak nasionalis.

Demi menyeimbangkan suasana setelah menyampaikan saran untuk Presiden Ukraina, dalam kesempatan ini dengan penuh kerendahan hati saya menulis sebuah naskah permohonan kepada Presiden Rusia.

Naskah permohonan saya tulis dalam bahasa Indonesia yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris atas budi baik sahabat saya yang tokoh Hubungan Internasional, Teguh Santosa, sebagai berikut:

Your Excellency the President of Russia
Mr. Vladimir Putin
Please forgive me for interrupting Your Excellency's precious time.
From the deepest part of my heart, I humbly would like to address a request.
I am pretty sure, Your Excellency do not know me, which is a nobody.

I am just a simple person living in Jakarta, Indonesia. In my simplicity, I have seen Your Excellency for quite sometimes and admired many things that Your Excellency has done for the country, nation, and people of Russia.

I am also admired Your Excellency's tolerance for Muslims in Russia and also Your Excellency's musical ability. With that great quality in personality, I do believe that indeed Your Excellency has a high degree of humanitarian feeling.

So again, please forgive me if in this letter I humbly request Your Excellency's generous compassion to order a halt to the military operations of the Russian armed forces in Ukraine.

I submit this request on behalf of myself as the founder of the Centre for Humanitarian Studies in Indonesia, so it does not contain any political interest but is purely humanitarian for my personal concern for the suffering of the Ukrainian people who are currently suffering from the Ukrainian-Russian armed conflict.

Indeed, as only a very humble human being, who has absolutely no influence let alone any power, I am completely powerless to repay Your Excellency's beautiful compassion; except on behalf of all mankind on planet Earth from the deepest part of my heart to thank Your Excellency the President of Russia, Mr. Vladimir Putin.

Jakarta, March 2, 2022
(JAYA SUPRANA)


Demi memperbesar kemungkinan naskah permohonan sederhana ini sampai ke meja kantor Presiden Rusia di Moscow, saya mengirimkan naskah sederhana ini ke Dubes Rusia, Lyudmila Vorobieva, di Jakarta. Disertai harapan untuk disampaikan kepada Yang Mulia Presiden Rusia, Vladimir Putin di Moscow. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya