Berita

Federasi sepak bola Rusia menolak hukuman yang diberikan FIFA maupun UEFA/Net

Sepak Bola

Tolak Sanksi FIFA dan UEFA, Federasi Sepak Bola Rusia: Diskriminatif!

SELASA, 01 MARET 2022 | 12:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Putusan otoritas sepak bola dunia dan Eropa, FIFA dan UEFA, yang mencoret Rusia dari kompetisi internasional untuk level tim nasional maupun klub membuat Federasi Sepak Bola Rusia, RFU, meradang.

Terlebih hukuman itu berlaku hingga ada pemberitahuan berikutnya dari pihak FIFA maupun UEFA.

Keputusan FIFA-UEFA itu praktis membuat Timnas Rusia tak bisa melanjutkan perjuangan mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2022. Begitu pula dengan Spartak Moskow yang harus kehilangan kesempatan di Liga Europa.


"Federasi Sepak Bola Rusia tidak setuju dengan keputusan FIFA dan UEFA menangguhkan partisipasi semua tim Rusia di pertandingan internasional untuk jangka waktu yang tidak terbatas," demikian bunyi pernyataan RFU di laman resminya, Selasa (1/3).

Menurut pihak RFU, keputusan tersebut bertentangan dengan norma dan prinsip kompetisi internasional, serta semangat keolahragaan.

"(Keputusan) itu bersifat diskriminatif dan merugikan buat banyak olahragawan, pelatih, karyawan klub dan tim nasional. Dan yang paling penting, jutaan penggemar di Rusia dan di luar negeri, yang kepentingannya harus diutamakan oleh organisasi olahraga internasional," sambung pernyataan RFU.

Lebih jauh, RFU menilai putusan FIFA dan UEFA itu telah memecah belah komunitas olahraga internasional, yang selalu berpegang pada prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan independensi dari politik.

"Kami berhak untuk memberikan sanggahan terhadap keputusan FIFA dan UEFA, sesuai dengan hukum olahraga internasional," tutup RFU.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya