Berita

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya/Net

Hukum

Petinggi KSP Indosurya Ditangkap, Kuasa Hukum Nasabah Berharap Permohonan Homologasi Dikabulkan

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 15:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penahanan para petinggi KSP Indosurya oleh aparat penegak hukum mendapat apresiasi dari kuasa hukum para nasabah.

Kuasa hukum nasabah KSP Indosurya, Agus Wijaya berharap, pihak Majelis Hakim Pengadilan Niaga di PN Jakarta Pusat dapat mengabulkan permohonan homologasi yang ingin dana nasabah dikembalikan.

"Saya perwakilan kurang lebih 935 nasabah KSP Indosurya dengan tagihan Rp 2,3 triliun berharap agar jaksa dan hakim menerapkan hukum dengan seadil-adilnya," ujar Agus Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/2).


Ia mengatakan, dampak ketidakjelasan proses pengembalian dana nasabah sudah mulai terlihat di Januari 2022, dimana banyak pembayaran cicilan terhenti.

"Karena banyak yang sengsara akibat kejadian ini, ada beberapa klien kami meninggal karena tidak mampu berobat disebabkan uangnya terkena kasus ini," jelasnya.

Di sisi lain, proses hukum para petinggi KSP Indosurya diharapkan bisa menjadi pertimbangan majelis hakim untuk menerima permintaan homologasi para nasabah.

"Karena selain sudah terhenti pembayaran, para pelaku sudah ditangkap," tutur Agus Wijaya.

Selain itu, ia menduga masih ada petinggi KSP Indosurya yang bertanggung jawab atas tersendatnya pengembalian dana nasabah namun belum ditindak aparat.

"Dugaan saya masih ada pendiri yang belum tersentuh hukum, bahkan terkesan diselamatkan. Karena yang kami duga, pendiri ini aktif melakukan pendekatan-pendekatan ke pengusaha di Tanah Abang untuk menyimpan dana di Indosurya," tandasnya.

Bareskrim Polri sebelumnya menangkap para petinggi KSP Indosurya. Dikabarkan, ada tiga petinggi KSP Indosurya yang ditangkap dan telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri, yakni pendiri KSP Indosurya sekaligus Ketua KSP Indosurya Cipta, Henry Surya; Direktur Keuangan KSP Indosurya Cipta, June Indria; dan Direktur Operasional KSP Indosurya Cipta, Suwito Ayub.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya