Berita

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa/Net

Politik

Punya Banyak Kelebihan, Khofifah Berpeluang Dilamar Prabowo untuk 2024

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 08:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dua kali kekalahan saat maju sebagai Calon Presiden (Capres), menjadi pelajaran penting bagi Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto, agar tidak salah memilih Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada perhelatan Pilpres 2024 mendatang.

Untuk 2024, Prabowo tampaknya mengisyaratkan ingin melamar Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa sebagai Cawapres. Alasannya, Khofifah memiliki basis pendukung loyal dan mengakar di wilayahnya.

Sinyal ingin melamar Khofifah itu terlihat dari cenderamata berupa keris yang diberikan oleh Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, saat berkunjung ke Gedung Grahadi pada Jumat malam kemarin (25/2).


“Dua kali kekalahan Prabowo dalam kontestasi Pilpres karena tidak mampu menang di Jatim. Dan sekarang memilih warangka (cawapres) dari Jatim adalah pilihan menarik dan strategis,” terang Direktur Surabaya Survei Canter (SSC), Mochtar W Oetomo, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (28/2).

Dosen Fakultas Univeritas Trunojoyo Madura (UTM) itu menilai, Prabowo tertarik meminang Khofifah karena punya banyak keunggulan. Selain punya basis massa yang loyal dari kalangan Nahdliyin, Ketua PP Muslimat itu juga punya pemilih yang mengakar di Jawa Timur.

“Khofifah bisa merepresentasikan tiga kekuatan yoni sekaligus. Representasi kaum perempuan sebagai pemilih yang lebih banyak dari laki-laki. Representasi muslimat dan NU. Representasi Jatim dengan pemilih terbesar kedua setelah Jabar,” paparnya.

Mochtar menambahkan, Prabowo sendiri punya modal kuat karena pendukungnya lumayan loyal di dua kali perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu.

Karena itu, pada Pilpres 2024 mendatang, mantan Danjen Kopassus itu tidak ingin salah memilih pasangan. Dan figur Khofifah dinilai punya peluang besar, sehingga sinyal pinangan tersebut diutarakan jauh-jauh hari sebelum Pilpres digelar.

“Prabowo membawa tiga kekuatan lingga. Simbol patriotisme dan nasionalisme (tentara). Kekuatan pendukung loyal dalam dua pilpres. Dan Gerindra sebagai partai pemenang kedua adalah ibarat kereta kencana yang menjemput pengantin,” jelasnya lagi.

Perpaduan keduanya, sambung Mochtar, tentu patut diperhitungkan. Mengkombinasikan nasionalis-religius, patriot-teknokrat, dan laki-perempuan. Maka jika Khofifah menerima pinangan Prabowo, keduanya bisa menjadi kombinasi pasangan pilih tanding.

“Dan Jawa Timur ini wilayah paling potensial, karena itu tepat kalau memilih Cawapres dari Jatim,” demikian Mochtar W Oetomo.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya