Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Politik

Penolakan PDIP dan Muhammadiyah Atas Usulan Penundaan Pemilu Perlu Diapresiasi

MINGGU, 27 FEBRUARI 2022 | 12:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Usulan memundurkan Pemilu 2024 tidak hanya bertentangan dengan amanah konstitusi. Tapi juga melawan kesepakatan antara Komisi II DPR RI, pemerintah, dan penyelenggara pemilu yang sepakat menetapkan 14 Februari 2024 sebagai hari pencoblosan Pemilu 2024.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/2).

"Rakyat mesti tolak dan lawan pemilu diundur. Karena bertentangan dengan konstitusi dan tanggal pemilu sudah ditetapkan oleh DPR, pemerintah dan penyelenggara pemilu. KPU juga sudah melaunching hari pencoblosan Pemilu Serentak tanggal 14 Februari 2024,” tegasnya.


Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia ini menuturkan, banyak organisasi massa yang menolak wacana konyol sejumlah elit politik tersebut. Seharusnya pemerintah mendengarkan dan kemudian memberikan sikap tegas bagi yang mewacanakan pemilu diundur.

Terakhir, dia menilai apresiasi tinggi perlu diberikan kepada PDI Perjuangan yang dengan tegas menolak usulan tersebut. Termasuk, dari ormas Muhammadiyah yang menyatakan hal serupa.  

"Kita apresiasi PDIP yang menolak Pemilu diundur. Dan apresiasi juga untuk Muhammadiyah yang menolak juga,” tutupnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya