Berita

Petani dan Nelayan Pangandaran dukung Erick Thohir maju di pemilihan presiden 2024/Ist

Politik

Abaikan Perpanjangan Presiden, Nelayan dan Petani Tetap Dukung Erick Thohir 2024

JUMAT, 25 FEBRUARI 2022 | 22:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Isu perpanjangan masa jabatan presiden tampaknya tak menyurutkan keinginan masyarakat untuk memiliki sosok pemimpin baru.

Seperti yang disuarakan para nelayan dan petani di Kabupaten Pangandaran, mereka justru mendeklarasikan dukungan kepada Erick Thohir agar bisa bertarung di Pilpres 2024.

Koordinator masyarakat nelayan dan petani Pangandaran, Boy menilai, Erick Thohir memiliki keberpihakan dalam menyelesaikan persoalan petani dan nelayan.


"Kami yakin jika Indonesia dipimpin Pak Erick, persoalan petani dan nelayan bisa lebih cepat selesai," tegas Boy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/2).

Keberpihakan tersebut sudah terlihat dalam kebijakannya sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di era Erick, BUMN Perikanan Indonesia (Perindo) menempatkan diri sebagai fasilitator nelayan, bukan sebagai pesaing.

"Pak Erick menargetkan Perindo bergerak dalam bidang cold storage dan fokus pengembangan pasar. Ini sudah benar dan mesti didukung," tegasnya.

Program lain yang diapresiasi adalah Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat). Program ini dikhususkan Erick untuk menyejahterakan petani melalui pendampingan insentif serta penguatan ekosistem budidaya pertanian.

Mulai dari permodalan, asuransi, bibit, pupuk, hingga penyerapan hasil produksi. Kehadiran program Makmur juga sangat dibutuhkan di tengah krisis pandemi seperti saat ini.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya