Berita

Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Yusril Ihza Mahendra: Penundaan Pemilu Berbenturan dengan Konstitusi dan Undang-undang

JUMAT, 25 FEBRUARI 2022 | 13:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usulan penundaan Pemilu 2024 yang datang dari partai politik (parpol) koalisi pemerintahan Joko Widodo dianggap berbenturan dengan konstitusi dan undang-undang.

Begitu tegas disampaikan oleh Pakar Hukum Tata Negara (HTN), Yusril Ihza Mahendra menanggapi usulan penundaan pemilu yang disampaikan Ketum  PKB Muhaimin Iskandar baru-baru ini.

Bahkan usulan ini juga disambut Ketum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas yang telah menyampaikan sikap partainya hari ini.


"Usul seperti Cak Imin dan Zulhas itu sebelumnya sudah dikemukakan oleh Pak Bahlil (Menteri Investasi). Dalam negara demokrasi orang boleh usul apa saja, tentunya," ujar Yusril kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat siang (25/2).

Akan tetapi, Yusril memandang usulan penundaan Pemilu akan berbenturan dengan konstitusi dan UU.

"Sebagai negara hukum, kita wajib menjunjung hukum dan konstitusi. UUD 45 tegas mengatakan bahwa pemilu diselenggarakan sekali dalam lima tahun. Undang-undang juga demikian," tegas Yusril.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya