Berita

Peta penyebaran serangan Rusia di Ukraina/BBC

Dunia

Serangan Tiga Arah Rusia ke Ukraina: Utara, Timur dan Selatan, Ini Petanya

JUMAT, 25 FEBRUARI 2022 | 00:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia telah meluncurkan invasi skala besar ke Ukraina dari tiga arah utama pada Kamis (24/2). Hal ini dilakukan setelah Rusia menempuh opsi militer terhadap Ukraina.

Laporan BBC mengungkapkan bahwa pasukan Rusia maju dari tiga arah berbeda, dari utara bergerak ke arah Kiev, dari timur bergerak melalui Donetsk, Luhansk dan Kharkiv dan dari Selatan melalui Krimea.

Bukan hanya itu, pasukan Rusia juga melakukan serangan melalui udara. Ledakan terdengar di banyak kota di seluruh negeri, saat pertahanan udara Ukraina dan infrastruktur militer lainnya diserang.


Sejumlah analis mengatakan bahwa serangan dari udara ditujukan untuk membuka jalan bagi pasukan darat untuk masuk.

Di antara target adalah posisi di Kyiv, Karkhiv dan Odesa.

Berikut rincian mengenai tiga arah penyerangan Rusia ke Ukraina

Dari Utara

Dari utara, pasukan Rusia diyakini telah melintasi perbatasan ke Ukraina di persimpangan tiga arah antara Ukraina, Rusia dan Belarusia, di Senkivka.

Menurut Michael Kofman dari Pusat Analisis Angkatan Laut yang berbasis di Amerika Serikat, dalam beberapa pekan terakhir, pengerahan besar pasukan Rusia telah berkumpul di dekat Novye Yurkovichi dan Troebortno, termasuk "seluruh tentara ke-41".

Dalam pengerahan itu, terdapat juga kendaraan lapis baja, termasuk tank dan beberapa sistem peluncuran roket. Mereka diperkirakan bergerak menuju Chernihiv, di jalur langsung ke Kiev.

Para pejabat Ukraina mengatakan helikopter Rusia telah menyerang sebuah lapangan terbang militer di Gostomel, sebelah barat Kiev.

Bukan hanya itu, serangan rudal juga menghantam kota Brovary, sebelah timur Kiev.

Dari Timur

Dari timur, ada laporan bahwa tank Rusia telah tiba di Kharkhiv, kota terbesar kedua di Ukraina. Beberapa bagian kota pun telah berhasil dilalui.

Bukan hanya itu, sebelumnya juga ada laporan soal ledakan besar di Donetsk, dan ledakan serupa datang dari arah Belgorod melintasi perbatasan, di mana pergerakan pasukan besar dilaporkan terjadi pada hari Rabu (23/2).

Secara terpisah, kantor berita Rusia Interfax melaporkan klaim dari separatis yang didukung Rusia bahwa mereka telah melancarkan serangan ke kota Shchastia yang dikuasai Ukraina di Luhansk.

Diperkirakan ada sekitar 15 ribu separatis yang didukung Rusia di Donetsk dan Luhansk, yang mungkin membantu kemajuan Rusia. Ukraina percaya angka itu lebih tinggi.

Dari Selatan

Di selatan, pasukan Rusia telah menyeberang dari Krimea ke daratan, menuju Kherson, mengambil wilayah Chongar dan Novo Alekseyevka.

Sebelumnya juga terjadi ledakandi kota-kota di seluruh wilayah, termasuk Odesa, Mariupol, Melitpol dan Kherson.

Pejabat Ukraina, dikutip oleh kantor berita Reuters, pasukan Rusia telah mendarat di pelabuhan Odesa dan Mariupol.

Dalam beberapa hari terakhir, Rusia telah menempatkan kapal pendarat yang mampu mengerahkan tank tempur utama, kendaraan lapis baja dan personel, di lepas pantai Ukraina dalam pembangunan besar di Laut Hitam dan Laut Azov.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya