Berita

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha/Net

Politik

Sadar Belum Layak, Giring Ganesha Mundur Sebagai Capres PSI 2024

KAMIS, 24 FEBRUARI 2022 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menarik diri dari radar calon presiden yang siap berlaga pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Giring yang pernah menyatakan diri maju dalam Pilpres 2024 dan fotonya banyak tersebar di banyak baliho, mengaku belum layak menjadi capres di edisi tahun 2024.

"Saya merasa bahwa tahun 2024 belum lah waktu bagi saya untuk maju sebagai calon presiden RI. Maka hari ini dengan penuh kesadaran saya Giring Ganesha Jumaryo mengumumkan mundur dari pencalonan presiden RI," ujar Giring dalam konferensi pers yang ditayangkan akun YouTube DPP PSI, Kamis (24/2).


Giring juga menyampaikan, ungkapan terima kasih kepada donatur, relawan, dan beberapa pihak yang membantu dalam beberapa bulan terakhir dalam sosialisasi pencapresannya.

Untuk langkah selanjutnya, mantan vokalis band Nidji ini, mengaku akan lebih fokus mendorong kader mencari kursi legislatif agar lolos Parlementary threshold dan mendapat kursi di DPR RI pada 2024 mendatang.

"Bersama kawan-kawan DPP PSI saya akan fokus pada perjuangan meloloskan PSI ke Senayan pada Pemilu 2024 nanti, mengantarkan lebih banyak lagi kader-kader kami ke kursi parlemen dan eksekutif," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya