Berita

Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny Gerald Plate/Net

Politik

Sesuai Jaman Digital, Menkominfo: Pemerintah Akan Hadirkan Payung Hukum Hak Atas Publikasi

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 20:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah konkretkan komitmen untuk hadirkan payung hukum bagi perusahaan pers. Salah satunya, adalah pembahasan draft published rights atau hak atas publikasi.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny Gerald Plate dalam webinar Indonesia Outlook 2022 yang digelar Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia, Selasa (22/2).

"Kita telah banyak membahas upaya yang kita perlu lakukan dalam menciptakan fair level of playing field bagi pelaku industri media mainstream konvensional dengan media baru seperti over the top," kata Johnny Plate.


"Salah satu upaya konkretnya yakni pemerintah akan menindaklanjuti usulan draft published rights yang diajukan oleh Dewan Pers dan task force media sustainability berupa payung hukum setingkat peraturan pemerintah," sambungnya.

Dikatakan Johnny, kebutuhan akan pembentukan hal atas publikasi ini, juga tidak terlepas akibat dari pandemi Covid-19 yang telah mengakibatkan disrupsi pada berbagai bidang kehidupan, termasuk pers dan jurnalisme.

"Pembatasan mobilitas dan aktivitas fisik telah mengubah cara hidup bermasyarakat, cara berkomunikasi hingga cara mengakses dan mencari sumber informasi dari media," terangnya.

Dengan adanya payung hukum ini, lanjut Sekretaris Jenderal Partai Nasdem ini, diharapkan dapat terwujud konvergensi industri media.

"Kami telah dan akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga-lembaga terkait dalam penyusunan regulasi ini, untuk merespons tuntutan perkembangan digital," pungkasnya.

Hadir pada acara itu Penasihat PWKI AM Putut Prabantoro, Evy Haryadi selaku Direktur Perencanaan Korporat PT PLN, dan Dany Amrul Ichdan selaku  Direktur Hubungan Kelembagaan Mind-ID.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya