Berita

Deklarasi Relawan Airlangga Presiden Indonesia (RAPI) 2024/Ist

Politik

Berhasil Pulihkan Ekonomi, RAPI Deklarasi Airlangga Hartarto Presiden 2024

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 19:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dukungan kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk menjadi calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 terus berdatangan dari berbagai penjuru negeri.

Terkini, sedikitnya ratusan warga Aceh yang tergabung dalam Relawan Airlangga Presiden Indonesia (RAPI) 2024, mendeklarasikan dukungannya untuk Airlangga Hartarto menjadi Presiden RI pada 2024.

Deklarasi ini, digelar di Taman Seni dan Budaya Banda Aceh pada Rabu (23/2).
Ketua RAPI Iqbal Mahidin mengatakan, para relawan ini hadir dari seluruh wilayah Provinsi Aceh atas panggilan nurani, alias tanpa ada paksaan dari siapapun.

Ketua RAPI Iqbal Mahidin mengatakan, para relawan ini hadir dari seluruh wilayah Provinsi Aceh atas panggilan nurani, alias tanpa ada paksaan dari siapapun.

"Seluruh relawan yang hadir ini benar-benar militan, tanpa paksaan. Mereka datang dari wilayah-wilayah yang cukup jauh, berkumpul di sini untuk ikut mendukung Airlangga Hartarto sebagai Presiden di 2024 nanti," ujar Iqbal Mahidin.

Iqbal menyampaikan, ada beberapa alasan mengapa mereka memutuskan mendukung Airlangga yang kini dipercaya menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Terutama, keberhasilan dalam memulihkan perekonomian di Indonesia saat pandemi Covid-19.

"Pak Airlangga ini jasanya banyak sekali untuk Indonesia. Beliau orang yang sangat dipercaya Presiden Jokowi, terutama dalam penanganan kasus Covid-19, dan dalam ajang presidensi G20 juga turut andil," terangnya.

Begitu juga dalam program kartu prakerja, kata Iqbal, program itu sangat membantu masyarakat. Karena ketika pandemi, tidak sedikit pekerja yang dirumahkan bahkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Dalam program kartu prakerja juga Provinsi Aceh ikut merasakan manfaatnya, sekitar 2 juta orang mendapat kartu prakerja, saya salah satunya," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya