Berita

Pengamat hukum dan politik Mujahid 212, Damai Hari Lubis/Net

Politik

Tak Cuma Cepat, Mujahid 212 Desak Polisi Ungkap Otak Penganiayaan Haris Pertama

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 11:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Motif penganiayaan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama harus diungkap secara jelas oleh pihak kepolisian.

Desakan tersebut disampaikan pengamat hukum dan politik Mujahid 212, Damai Hari Lubis yang turut mengapresiasi aparat kepolisian yang telah menangkap pelaku penganiayaan dalam waktu cepat.

"Atas nama Mujahid 212 apresiasi kepada aparatur Polri yang berhasil menangkap dalam waktu cepat pelaku penganiayaan," ujar Damai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/2).


Dengan cepatnya pelaku ditangkap, Mujahid 212 berharap Polri dapat segera mengungkap motif penganiayaan tersebut.

"Maka kami berharap agar aparatur Polri dapat juga secepatnya mengungkap modus dan atau motivasi para pelaku, termasuk membongkar aktual kader atau orang yang menyuruh," kata Damai.

Karena menurut Damai, penganiayaan tersebut dipastikan ada otak di belakangnya. Karena, selama ini Haris Pertama selaku korban kerap kali membongkar kasus-kasus yang melibatkan orang-orang besar.

"Karena ada indikasi para pelaku penganiaya adalah sekedar eksekutor ada otak pelaku dibelakangnya yang bermotif politik," pungkas Damai.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya