Berita

Mantan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Ribhi Y. Awad bersama Teguh Santosa dalam pertemuan tahun 2007/RMOL

Dunia

Mantan Dubes Palestina Ribhi Awad Meninggal Dunia

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 16:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mantan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Ribhi Y. Awad dikabarkan meninggal dunia.

Kabar tersebut disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa.

"Saya barusan menerima kabar duka dari KBRI Kairo. Telah meninggal dunia sahabat kita, Mr. Ribhi Y. Awad," ujar Teguh Santosa dalam akun Twitter pribadinya, Selsa (22/2).


"(Ribhi Awad) mantan Dubes Palestina yg pernah bertugas di Jakarta untuk waktu yang cukup lama," sambungnya.

Bagi Teguh Santosa, ada kenangan tersendiri dari Ribhi Awad. Yaitu, saat dia menerima sehelai Keffiyeh atau kain kotak-kotak putih yang biasa dikenakan di leher atau penutup kepala orang Palestina.

Teguh bertemu Ribhi Awad pertama kali beberapa hari setelah serangan kelompok teroris yang menghancurkan menara kembar WTC di New York, 11 September 2001.

Dia melakukan wawancara secara ekslusif empat mata di ruang kerja Ribhi Awad.

Adapun keffiyeh yang dia terima, merupakan permintaan maaf dari Ribhi Awad karena rekaman selama 30 menit wawancara, tidak diperkenankan untuk diterbitkan dalam media massa.

Teguh yang juga CEO RMOL Network mengatakan, Ribhi Awad adalah sosok yang humanis. Dia pun mendoakan Ribhi Awad berpulang dengan tenang.

"InsyaAllah amal kebaikannya diterima Allah SWT," tutupnya.

Ribhi Awad adalah sosok sahabat dari Yasser Arafat terpilih menjadi pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), gerakan yang terdiri dari berbagai kelompok perjuangan.

Adapun Ribhi Awad, belakangan menjadi diplomat andalan Yasser Arafat. Dia mulai bertugas di Indonesia tahun 1992. Tiga tahun pertama adalah masa-masa yang menantang.

Apalagi setelah Yasser Arafat mengumumkan PLO bangkrut dan untuk mengurangi biaya operasional dirinya akan menutup 26 kedutaan. Kedutaan di Jakarta termasuk yang akan ditutup.

Kabar itu, membuat Ribhi Awad galau. Bagaimanapun Indonesia adalah negara yang sangat penting dalam perjuangan kemerdekaan Palestina.

Dalam sebuah pertemuan dengan putra Presiden Soeharto, Bambang Tihatmodjo, Ribhi Awad menyampaikan kabar tidak enak itu.

Bambang Trihatmodjo saat itu, datang membawa pesan dari ayahnya, Presiden Soeharto. Katanya, Kedubes Palestina tidak perlu tutup dan akan dibantu untuk tetap beroperasi.

Saat itu, Kedubes Palestina berada di Jalan Pangeran Diponegoro No. 59, persis di persimpangan Jalan Pegangsaan Barat, di depan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Beberapa tahun kemudian Kedubes Palestina pindah, tidak jauh dari tempat pertama, di Jalan Ki Mangunsarkoro, di belakang DPP PPP.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya