Berita

Ijtima Ulama mendeklarasikan dukungan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno/Ist

Politik

Ijtima Ulama Sulsel Ingin Sandiaga Uno jadi Capres 2024 untuk Hadirkan Perubahan

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ulama, habib, dan Pemuda Islam Indonesia (PII) di Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Ijtima Ulama mendeklarasikan dukungan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.

Pimpinan Darul Qur’an Al-Umm Laiya Sinjai, KH Muhammad Wahid Dahlan mengatakan, dukungan itu diberikan kepada Sandiaga Uno dengan keyakinan akan ada perubahan pada masa depan Indonesia.

“Kami menginginkan perubahan di Republik Indonesia ini. Kami menilai Sandiaga mampu memberi perubahan yang berkeadilan dan cukup signifikan bagi tegaknya negara kesatuan Indonesia,” ujar Muhammad Wahid di Phinisi Ballroom Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (22/2).


Ditambahkan Pimpinan Ponpes Yasmin Kota Makassar, Akrama Hatta, kata dia Sandiaga Uno sebagai sosok yang sampai saat ini tidak memiliki sentuhan konflik di masyarakat.

“Kami bersama-sama melihat Sandiaga ini sebagai sosok teladan. Bahkan, sampai saat ini kami melihat Sandiaga belum ada sentuhan konflik di level masyarakat,” katanya.

Adapun Sandiaga Uno yang hadir secara virtual, menyapa para ulama, habib, dan pemuda Islam yang hadir. Dia mengucapkan terima kasih dan bersyukur kepada ulama dan habib yang telah hadir meski tanpa dorongan siapa pun.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya silaturahim dengan ulama, habib, dan tokoh pemuda. Saya yakin, saat ini yang paling penting adalah silaturahim dan bersatu padu untuk menciptakan proses kebangkitan ekonomi, khususnya ekonomi umat,” ujar Sandiaga Uno.

Bagi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini, ulama adalah figur yang menjadi panutannya dalam meminta nasihat hidup.

“Tentunya saya sangat memuliakan ulama yang merupakan pewaris pada nabi. Kami semua ini sangat memuliakan nasihat dari pada ulama, habib, dan kiai," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya