Berita

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama/Net

Politik

Haris Pertama Laporkan Penyerangan OTK kepada Polda Metro Jaya

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 19:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama, resmi membuat laporan ke Kepolisian usai diserang orang tidak dikenal (OTK) pada siang ini, Senin (21/2).

Laporan tersebut, dikatakan Haris, dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jakarta.

"Saat ini saya sedang membuat laporan di SPKT Polda Metro Jaya atas penganiayaan dan percobaan pembunuhan," ujar Haris Pertama kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (21/2).


Haris Pertama diserang sekelompok orang saat berada di restoran Garuda yang berada di daerah Cikini, tepatnya di depan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Dalam foto yang dikirim Haris Pertama ke redaksi, tampak ada sayatan di atas pelipis mata sebelah kanan. Sementara bagian wajah lainnya terlihat sejumlah benjolan.

“Saat ini Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama sedang dilarikan ke RSCM,” bunyi pesan yang diterima dari Haris Pertama sesaat lalu.

Sebelumnya, Haris Pertama mengatakan akan hadir sebagai saksi dalam kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Ferdinand Hutahaean.

"Iya untuk jadi saksi besok di pengadilan, kasusnya Ferdinand," ujar Haris.
Haris Pertama merupakan pelapor kasus “Allahmu lemah” Ferdinand Hutahaean. Sedianya, besok dia akan memberi kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) bersama dua orang lainnya dari pihak KNPI juga akan dihadirkan sebagai saksi.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya