Berita

Angka kasus Covid-19 terkini/Repro

Pertahanan

Lebih Tinggi dari Konfirmasi, Angka Sembuh Covid-19 Bertambah 39.929 Orang

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 17:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kasus positif Covid-19 masih catatkan penambahan yang tidak bisa dikatakan sedikit. Walaupun, angka kesembuhan bertambah lebih banyak dari kasus konfirmasi positif.

Dalam catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kasus positif secara nasional hari ini bertambah sebanyak 34.418 orang, sementara kasus sembuh bertambah sebanyak 39.929 orang.

Untuk total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 4.554.711 orang atau sebanyak 87 persen dari total kasus positif Covid-19 nasional sebanyak 5.231.923 orang.


Untuk total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 4.481.909 orang atau sebanyak 87 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional sebanyak 5.149.021 orang.

Selain itu, Satgas mencatat kasus meninggal nasional hari ini bertambah sebanyak 176 orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 146.541 orang atau sebesar 2,8 persen dari total kasus positif.

Adapun jika total kasus positif nasional dikurangi dengan total kasus sembuh dan kasus meninggal nasional, maka untuk kasus aktif hingga hari ini tercatat 530.671 orang.

Jika dilihat secara persentase, kasus aktif di Indonesia kini tercatat sebanyak 10,1 persen dari total kasus positif.

Adapun untuk jumlah orang yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 17.996 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 392.560 orang.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya