Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri (kanan) ketika berdialog dengan CEO RMOL Network Teguh Santosa./RMOL

Politik

Dukungan Capres Mengalir, Ketua KPK: Firli Bahuri Bukan Politisi, Dia Hanya Kerja untuk Bebaskan NKRI dari Korupsi

MINGGU, 20 FEBRUARI 2022 | 09:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dukungan dari masyarakat kecil untuk Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang terus mengalir.

Mulai dari nelayan di Probolinggo, Jawa Timur, emak-emak di Kota Batam, Kepulauan Riau, hingga pemuda dari Madura telah membuat deklarasi untuk mendukung pencalonan tersebut.

Menanggapi gelombang dukungan tersebut, Firli Bahuri hanya mengingatkan masyarakat bahwa pencalonan presiden dan wakil presiden hanya bisa dilakukan oleh partai politik atau gabungan partai.


Di satu sisi, dia juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa dirinya hanya orang kampung yang tidak paham dengan dunia politik praktis.

“Firli Bahuri bukan politisi. Dia hanya kerja untuk membebaskan NKRI dari praktik korupsi,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Minggu (20/2).

Firli Bahuri merupakan sosok yang sangat percaya bahwa Indonesia bisa mewujudkan tujuan negara jika korupsi lenyap. Dia juga yakin rakyat Indonesia bisa senyum berseri-seri jika korupsi berhasil diberantas.

“Tanpa korupsi anak negeri bisa mewujudkan mimpi, tanpa korupsi putra-putri Indonesia mengenyam pendidikan tinggi, tanpa korupsi keadilan menyebar merata ke seluruh negeri,” tegas Firli Bahuri.

“Jadi mari kita lawan korupsi,” tutupnya.

Dukungan masyarakat kepada Firli Bahuri untuk maju pada Pilpres 2024 mendatang sempat disampaikan masyarakat Probolinggo, Jawa Timur dari berbagai profesi. Mulai dari nelayan, petani, tukang becak, dan pedagang.

Dukungan diberikan karena mereka melihat sosok Firli Bahuri sebagai ketua KPK memiliki keberanian dalam memberantas korupsi. Mereka juga yakin Indonesia akan maju dan sejahtera jika persoalan korupsi teratasi.

Di Kota Batam, sekelompok emak-emak yang tergabung dalam Paguyuban Srikandi Pedagang Bakulan dan masyarakat pedesaan lain melakukan hal serupa. Dukungan diberikan kepada Firli karena dinilai memiliki semangat tinggi dalam memberantas korupsi.

Sementara itu, para pemuda yang tergabung dalam Pemuda Madura Raya dan pedagang kecil di Madura mendukung penuh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri sebagai Capres 2024. Mereka yakin Firli Bahuri mampu membersihkan negara ini dari korupsi, sehingga rakyat semakin sejahtera.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya