Berita

Presiden Parlemen Pan-Afrika (PAP) Kamerun Roger Nkodo Dang (kanan)/Net

Dunia

Presiden Parlemen Pan-Afrika Protes soal Publikasi Dokumen Palsu di Situs Parlemn Eropa

JUMAT, 18 FEBRUARI 2022 | 23:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Publikasi kabar atau dokumen palsu untuk konsumsi publik merupakan hal yang tidak bisa dibenarkan, karena akan mengarah pada asimetri informasi.

Hal itu juga lah yang ditentang oleh Presiden Parlemen Pan-Afrika (PAP) Kamerun Roger Nkodo Dang. Dia mengirim surat kepada Presiden Delegasi Hubungan dengan Parlemen Pan-Afrika Maria Soraya Rodriguez Ramos yang berisi kecaman atas publikasi di situs web Parlemen Eropa.

Dia keberatan atas publikasi dari dokumen yang mengacu pada Republik Demokratik Arab Sahrawi (RDAS) di situs resmi Parlemen Eropa itu. Dia menegaskan bahwa dokumen itu palsu.

“Kami meminta agar (publikasi) itu dihapus dari situs Parlemen Eropa," tulis Roger Nkodo Dang dalam surat keberatannya.

Dia juga menuntut agar penulis meminta maaf atas pelanggaran serius ini.

"Setelah Konsultasi tentang resolusi dan keputusan Parlemen ini, dokumen semacam itu tidak pernah menjadi subjek diskusi atau resolusi di Kamar Agustus kami," tegasnya.

"Setelah Konsultasi tentang resolusi dan keputusan Parlemen ini, dokumen semacam itu tidak pernah menjadi subjek diskusi atau resolusi di Kamar Agustus kami," tegasnya.

Keberatan atas publikasi dokumen RDAS ini muncul dalam konteks KTT Uni Eropa-Uni Afrika yang digelar pekan ini di Brussel, tepatnya tanggal 17-18 Februari 2022. Salah satu isu yang dibahas dalam KTT ini adalah soal tentara bayaran Brahim Ghali yang juga pemimpin teroris gerakan Polisario yang diadili di Spanyol atas kejahatan penyiksaan dan pemerkosaan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya