Berita

Menteri Pertahanan Peter Dutton/Net

Dunia

Menhan Australia Soal Krisis Ukraina: Kita akan Melihat Adegan-adegan Mengerikan

JUMAT, 18 FEBRUARI 2022 | 14:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masalah krisis Ukraina masih menjadi perhatian sejumlah negara termasuk Australia di tengah kemungkinan serangan Rusia ke negara tetangganya itu.

Dalam peringatan terbarunya pada Jumat (18/2), Menteri Pertahanan Peter Dutton menyampaikan kekhawatiran itu, menyebut wilayah Ukraina berada di ambang konflik habis-habisan.

"Saya pikir kita sekarang berada di puncak konflik habis-habisan dan saya pikir itu tragis dan kita akan melihat adegan-adegan mengerikan berlangsung," kata Dutton, seperti dikutip dari 9News.


“Jelas bahwa Ukraina telah berada di bawah serangan dunia maya selama beberapa waktu. Rusia telah mengumpulkan kapal di Laut Hitam, mendapatkan pasukan yang datang dari arah yang berbeda," lanjutnya.

"Anda akan mengira bahwa Presiden (Vladimir) Putin, yang jelas-jelas tidak bisa menerima kata-katanya, sedang membuat semacam pemicu atau sedang dalam proses melaksanakan tahap akhir rencananya untuk pergi ke Ukraina," kata Dutton lagi.

Soal pengiriman bantuan pasukan militer Australia ke Ukraina, Dutton tidak mengiyakan.

"Kami bekerja sama dengan AS dan Inggris dan mitra kami. Kami belum dimintai pasukan jadi tidak berniat mengirim pasukan," ujarnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya