Berita

Calon presiden oposisi dari Partai Kekuatan Rakyat Korea Selatan Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Tiga Minggu Jelang Pilpres Korsel, Capres Oposisi Utama Unggul dalam Jajak Pendapat

JUMAT, 18 FEBRUARI 2022 | 02:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan akan menggelar pemilu presiden pada 9 Maret mendatang. Saat ini, para calon presiden yang berlaga tengah melakukan kampanye untuk menarik suara para pemilih.

Jelang tiga minggu sebelum pemungutan suara dilakukan, capres oposisi utama Yoon Suk-yeol masih unggul dari saingan utamanya, yakni Lee Jae-myung dari partai berkuasa dengan selisih antara 3,2 poin hingga 9 poin presentase dalam tiga jajak pendapat yang dirilis pada Kamis (17/2).

Dikabarkan Yonhap, jajak pendapat itu dilakukan oleh Embrain Public, Kstat Research, Korea Research, dan Hankook Research selama tiga hari, sejak dimulainya kampanye (Senin, 14/2) hingga Rabu (16/2) kepada 1.012 orang dewasa di negeir ginseng.

Hasilnya, Yoon dari Partai Kekuatan Rakyat yang konservatif memperoleh 40 persen dukungan melawan Lee dari 31 persen Partai Demokrat liberal.

Jika dibandingkan dengan hasil survei serupa pekan lalu, Yoon memperoleh 5 poin persentase dari minggu lalu, sementara Lee kehilangan 4 poin persentase.

Sementara itu, di luar dua capres utama tersebut, ada nama Ahn Cheol-soo dari oposisi kecil Partai Rakyat mengumpulkan dukungan 8 persen.

Sementara itu, di luar dua capres utama tersebut, ada nama Ahn Cheol-soo dari oposisi kecil Partai Rakyat mengumpulkan dukungan 8 persen.

Sedangkan Sim Sang-jeung dari Partai Keadilan progresif minor mengantongi 2 persen suara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya