Ilustrasi aksi bela Palestina/Reuters
Ilustrasi aksi bela Palestina/Reuters
Pencana itu disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Australia Karen Andrews pada Kamis (17/2).
“Pandangan Hamas dan kelompok ekstremis kekerasan yang terdaftar hari ini sangat mengganggu, dan tidak ada tempat di Australia untuk ideologi kebencian mereka,†kata Andrews.
Penunjukan tersebut akan membatasi pembiayaan atau memberikan dukungan lain kepada Hamas, dengan pelanggaran tertentu yang membawa hukuman penjara 25 tahun.
“Sangat penting bahwa undang-undang kita tidak hanya menargetkan tindakan teroris dan teroris, tetapi juga organisasi yang merencanakan, membiayai, dan melakukan tindakan ini,†sambungnya.
Sebagai tanggapan atas rencana tersebut, juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan kepada Al Jazeera bahwa gerakan itu sangat mengutuk keputusan Australia dan langkah itu menunjukkan bias yang jelas terhadap Israel.
Populer
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51
Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26
UPDATE
Jumat, 03 April 2026 | 20:06
Jumat, 03 April 2026 | 19:59
Jumat, 03 April 2026 | 19:42
Jumat, 03 April 2026 | 19:18
Jumat, 03 April 2026 | 19:01
Jumat, 03 April 2026 | 18:52
Jumat, 03 April 2026 | 18:35
Jumat, 03 April 2026 | 18:31
Jumat, 03 April 2026 | 18:03
Jumat, 03 April 2026 | 17:45