Berita

Kanselir Jerman Olaf Scholz/AFP

Dunia

Meski Omicron Masih Mengancam, Jerman Akan Mulai Cabut Pembatasan Covid-19

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 01:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemi Covid-19 masih jauh dari kata usai. Terlebih varian baru Omicron menyebar dengan cepat ke banyak negara dan wilayah di dunia.

Meski begitu, Jerman bersiap untuk memulai melonggarkan sebagian besar pembatasan virus coronanya karena tingkat infeksi yang mulai menurun.

Hal itu ditegaskan oleh Kanselir Olaf Scholz pada Rabu (16/2) setelah pembicaraan dengan para pemimpin regional.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan rencana tiga langkah, yang mencakup mengizinkan orang yang tidak divaksinasi kembali ke toko dan restoran.

Pada tahapan selanjutnya, Jerman akan mencapai "hari kebebasannya" pada 20 Maret mendatang.

"Setelah dua tahun kami pantas mendapatkan hal-hal yang lebih baik lagi dan sepertinya itu terjadi sekarang," kata Scholz, seperti dimuat Channel News Asia.

"Setelah dua tahun kami pantas mendapatkan hal-hal yang lebih baik lagi dan sepertinya itu terjadi sekarang," kata Scholz, seperti dimuat Channel News Asia.

Namun dia mendesak warga Jerman untuk tetap berhati-hati dan mengatakan mereka harus tetap memakai masker wajah.

“Pandemi belum berakhir,” katanya.

Jerman adalah negara Eropa terbaru yang mencoba kembali ke keadaan yang lebih normal, dua tahun setelah pandemi pertama kali muncul dan mengubah kehidupan dan rutinitas sehari-hari masyarakat.

Sebagai langkah awal, Jerman akan segera membatasi 10 orang pada pertemuan pribadi orang-orang yang divaksinasi atau telah pulih dari Covid-19.

Namun untuk mereka yang tidak divaksinasi, aturan bahwa mereka hanya dapat bertemu dua orang di luar rumah mereka akan tetap berlaku selama satu bulan lagi.

Selain itu, akses ke toko-toko yang tidak penting akan dibuka kembali, tanpa pemeriksaan apakah pelanggan divaksinasi virus atau tidak.

Kendati demikian, masker wajah masih akan diperlukan. Kemudian mulai 4 Maret, restoran dan hotel akan diizinkan untuk menyambut mereka yang tidak divaksinasi lagi, selama mereka dapat memberikan tes negatif baru-baru ini.

Bukan hanya itu, klub malam juga akan dibuka kembali, tetapi tidak untuk yang tidak divaksinasi. Semua orang harus dikuatkan atau memberikan tes negatif. 


Jumlah orang yang diizinkan untuk menghadiri acara besar termasuk kompetisi olahraga. Pada langkah terakhir, pembatasan mendalam yang tersisa pada kehidupan sosial, budaya dan ekonomi akan dicabut secara bertahap pada 20 Maret.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya