Berita

Perbatasan Iran dan Pakistan/Al Jazeera

Dunia

Iran dan Pakistan Sepakat Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Manajemen Perbatasan

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 22:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran dan Pakistan akan membentuk kelompok kerja bersama untuk menjaga manajemen perbatasan. Kelompok kerja ini juga akan bertanggungjawab soal masalah keamanan, perdagangan dan perjalanan antara kedua negara.

Begitu kata Menteri Dalam Negeri Iran Ahmad Vahidi dalam pernyataannya pada akhir kunjungannya ke Islamabad, Pakistan pada Senin (14/2).

Dia menjelaskan bahwa kedua negara juga sepakat untuk eningkatkan keterlibatan dalam hubungan ekonomi.

“Hubungan Iran-Pakistan, khususnya di bidang ekonomi, harus lebih kuat dan lebih luas,” kata Vahidi, seperti dikabarkan Al Jazeera pada Selasa (15/2).

Selama kunjungan tersebut, Vahidi bertemu dengan mitranya dari Pakistan Sheikh Rasheed Ahmed, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan panglima militer negara itu Jenderal Qamar Javed Bajwa.

Diplomat Iran itu didampingi Duta Besar Iran untuk Pakistan, Mohammad Ali Hosseini, Komandan Penjaga Perbatasan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Ali Goudarzi, dan atase militer Iran Kolonel Mostafa Ghanbarpour.

Diplomat Iran itu didampingi Duta Besar Iran untuk Pakistan, Mohammad Ali Hosseini, Komandan Penjaga Perbatasan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Ali Goudarzi, dan atase militer Iran Kolonel Mostafa Ghanbarpour.

Pakistan dan Iran berbagi perbatasan sekitar 750 km yang terletak di barat daya Pakistan dan sebelahtenggara Iran. Perbatasan tersebut telah menjadi tempat pertempuran sporadis, dengan patroli perbatasan di kedua sisi menjadi sasaran.

Pada tahun 2018, setidaknya 14 personel keamanan Iran, termasuk pejabat intelijen Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, diculik di sepanjang perbatasan. Hal tersebut meningkatkan ketegangan antara kedua negara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya