Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pasar Dikuasai Kartel Narkoba, AS Larang Impor Alpukat dari Meksiko

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 16:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk melarang impor alpukat untuk sementara dari negara bagian Michoacan, Meksiko pada Senin (14/2).

Para ahli telah mencatat bahwa kartel paling kuat di negara bagian Michoacan, Meksiko, yang menyumbang 75 persen dari total produksi alpukat negara itu, baru-baru ini tidak hanya memperebutkan perdagangan narkoba, tetapi juga bisnis alpukat yang menguntungkan, dengan pasar di negara saat ini bernilai 1,5 miliar dolar AS.

Departemen Pertanian Meksiko mengatakan keputusan itu dibuat setelah salah satu pejabat mereka, yang sedang melakukan inspeksi di Uruapan, Michoacan, menerima pesan ancaman di ponsel resminya.


Layanan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tumbuhan Departemen Pertanian AS dikatakan sedang menyelidiki insiden tersebut dan melakukan langkah-langkah untuk memastikan keamanan personelnya.

“Memfasilitasi ekspor alpukat Meksiko ke (Amerika) dan memastikan keamanan tim inspeksi pertanian kami berjalan beriringan,” kata Kedutaan Besar AS di Meksiko.

“Kami bekerja sama dengan Meksiko untuk menjamin kondisi keamanan yang memungkinkan personel kami di Michoacan untuk melanjutkan operasi," tambahnya.

Sementara itu, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador menyebut penangguhan tersebut merupakan bagian dari konspirasi terhadap negaranya oleh kepentingan politik atau ekonomi.

"Dalam semua ini juga banyak kepentingan politik dan kepentingan politik, ada persaingan. Mereka tidak ingin alpukat Meksiko masuk ke Amerika Serikat, kan, karena akan menguasai Amerika Serikat karena kualitasnya,” ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya