Berita

Logo PNA/Ist

Politik

Dianggap Langgar 3 Asas, Kemenkumham Aceh Digugat PNA Kubu Tiyong ke PTUN

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 09:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) kubu Samsul Bahri alias Tiyong atau hasil Kongres Luar Biasa (KLB) akhirnya menggugat Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Aceh ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh, Senin (14/2).

Kuasa Hukum PNA kubu Tiyong, Imran Mahfudi menjelaskan, gugatan itu dilayangkan karena Kanwil Kemenkumham Aceh menolak mengesahkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Kepengurusan DPP PNA hasil KLB Bireuen. Gugatan telah teregister dengan nomor perkara 6/G/2022/PTUN.BNA.

“Padahal DPP PNA hasil KLB yang dipimpin Tiyong telah mendaftar permohonan perubahan AD/ART dan kepengurusan ke Kanwil Kemenkumham Aceh pada 30 September 2019 dan seluruh dokumen persyaratan yang diminta telah dipenuhi,” papar Imran, dikutip Kantor Berita RMOLAceh.


Imran menuturkan, Kemenkumham Aceh pada saat itu belum bisa menerbitkan keputusan terkait hasil KLB di Bireuen. Hal itu dikarenakan masih ada sengketa kepengurusan.

“Ada gugatan sengketa kepengurusan yang diajukan oleh Irwandi Yusuf ke Pengadilan Negeri Banda Aceh,” ujar dia.

Namun, lanjut Imran, setelah gugatan Irwandi Yusuf berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Mahkamah Agung, Kanwil Kemenkumham juga tidak bersedia menerbitkan keputusan. Alasannya, putusan Mahkamah Agung tidak menyelesaikan perselisihan.

Lebih mengherankan, Kemenkumham Aceh beralasan permohonan yang diajukan oleh DPP PNA KLB Bireuen dianggap tidak sesuai dengan AD/ART partai.

“Setelah dua tahun lebih sejak didaftarkan, baru tanggal 6 Desember 2022 Kanwil Kemenkumham Aceh menegaskan bahwa pelaksanaan KLB tidak sesuai dengan AD/ART partai. Ternyata verifikasi faktual atas permohonan baru dilakukan pada tanggal 20 April 2021,” tutur Imran.

Sehingga Imran menilai Kanwil Kemenkumham Aceh tidak netral dalam konflik PNA. Terlihat dari sikap Kemenkumham Aceh tidak konsisten.

“Ketidaknetralan itu semakin terlihat pada saat kami sedang mengajukan upaya administratif berupa keberatan dan banding. Tapi justru Kanwil Kemenkumham menerbitkan SK (surat keputusan) perubahan kepengurusan yang diajukan oleh Irwandi Yusuf,” jelasnya.

Imran pun menyimpulkan, penolakan Kanwil Kemenkumham Aceh terhadap permohonan DPP PNA hasil KLB Bireuen telah melanggar asas kepastian hukum, asas ketidakberpihakan, dan asas kecermatan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya