Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Bagi AHY, Terlalu Dini untuk Tentukan jadi Capres atau Cawapres

SENIN, 14 FEBRUARI 2022 | 22:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku masih terus mempersiapkan diri untuk mencari persamaan visi sebelum berbicara menjadi calon presiden (Capres) atau calon wakil presiden (Cawapres) di Pilpres 2024 nanti.

Hal itu disampaikan oleh AHY saat menjawab pertanyaan dari wartawan senior Karni Ilyas sekaligus pembawa acara dalam acara Dialog Kebangsaan Indonesia Bangkit dalam rangka ulang tahun TvOne ke-14 tahun, Senin malam (14/2).

"Ini pernyataan atau pertanyaan Pak? Rasanya masih agak terlalu dini kalau kita berbicara 2024," ujar AHY seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (14/2).


Kata AHY, dia mendapatkan amanah dari seluruh kader Demokrat untuk terus membenahi partai secara internal, mempersiapkan mesin partai agar bekerja semakin efektif. Sehingga, bisa lebih sukses, dan bisa lebih baik raihannya.

"Kalau berbicara apa niat yang bisa kita ikhtiarkan bersama untuk 2024, tentu saya ingin terus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, saya ingin lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat, saya ingin terus berkomunikasi dengan para sahabat yang luar biasa di sini," kata AHY.

AHY mengaku masih terus menjalani komunikasi dengan berbagai partai politik lainnya. Karena kata AHY, Presidential Threshold 20 persen bukan sesuatu yang mudah.

"Kita harus membuka komunikasi seluas-luasnya. Dan yang paling penting adalah menyamakan visi misinya dulu, bukan berbicara posisi 1 dan 2 dan posisi lain-lainnya," jelasnya.

"Jadi menurut saya Pak Karni, dengan fokus ke situ, kita juga melihat peluang-peluang yang ada, saya ingin realistis. Saya tidak ingin berandai-andai, tetapi saya juga termasuk orang yang punya target-target yang ingin dicapai begitu," sambung AHY menutup.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya