Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Muchamad Nabil Haroen bersama Kakorlantas Irjen Firman Shantyabudi/Ist

Politik

Gelar Vaksinasi Booster, Gus Nabil: Korlantas Polri Sangat Membantu Pemerintah

MINGGU, 13 FEBRUARI 2022 | 14:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar vaksinasi booster dengan sasaran komunitas alumni SMAN 3 Jakarta, anggota Polri, dan masyarakat umum dalam upaya mendukung pemerintah mencapai target vaksinasi nasional.

Kepala Korlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengatakan, ada sebanyak 1.100 dosis vaksin booster yang disediakan dalam kegiatan yang digelar di Aula HS Djajoesman Korlantas Polri, Jakarta.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa mempercepat proses vaksinasi dan meningkatkan persentasenya,” kata Firman Shantyabudi kepada wartawan, Minggu (13/2).


Firman berpesan, bagi masyarakat yang sudah divaksin jangan euforia dan menjadi lengah. Katanya, semua tetap harus mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19, yakni Omicron.

“Dengan sudah divaksin jangan euforia dan lengah. Karena Covid-19 varian terbaru ini penularannya cukup ketat maka diimbau untuk tetap menjaga prokes,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI, Muchamad Nabil Haroen yang hadir pada kegiatan itu, menyampaikan apresiasi kegiatan vaksinasi booster yang digelar Korlantas Polri.

Menurut politisi PDI Perjuangan yang karib disapa Gus Nabil ini, vaksinasi telah diselenggarakan dengan baik dan menerapkan prokes yang ketat.

“Korlantas Polri betul-betul membantu program pemerintah dengan menggelar vaksinasi booster. Saya mengapresiasi kegiatan ini yang telah berjalan baik, melalui prokes yang ketat,” kata Gus Nabil.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya