Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

PMI Dukung Erick Thohir Jadikan GP Mandalika Motivasi Lahirkan Pembalap Muda Indonesia

SABTU, 12 FEBRUARI 2022 | 19:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri BUMN Erick Thohir berharap ajang internasional MotoGP 2022 Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan digelar di Mandalika International Street Circuit Mandalika, dapat memotivasi generasi muda Indonesia untuk menjadi pembalap profesional.

Koordinator Bidang Pemuda dan Olahraga Penggerak Milenial Indonesia (PMI), M. Taufik, menyambut baik keinginan Erick Thohi. Menurutnya, ajang GP Mandalika sejatinya harus bisa memicu dan memotivasi lahirnya pembalap muda Indonesia.

"Saya sepakat dengan Pak Erick. Bahwa GP Mandalika ini bisa menjadi titik awal munculnya pembalap pembalap muda di Indonesia," ujar Taufik kepada redaksi, pada Sabtu (12/2).


Lebih lanjut, Taufik menilai keinginan Erick merupakan suatu hal yang realistis. Pasalnya, banyak anak anak muda Indonesia yang memiliki potensi menjadi atlet balap. Hanya saja, secara fasilitas belum memenuhi.

Dia mencontohkan, maraknya balap liar di jalan-jalan besar ibukota menunjukkan bahwa peminat balap terhitung banyak. Pemerintah harus hadir memberikan fasilitas untuk anak anak muda yang concern di bidang itu.

"Banyak anak muda kita yang suka balap liar. Pemerintah harus hadir memberikan fasilitas itu. Siapa tau satu diantara banyak anak muda itu bisa menjadi pembalap internasional," terangnya.

Oleh sebab itu, Taufik optimis, BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir yang mengedepankan akhlak dan potensi anak muda, ajang balap GP Mandalika mampu menjadi magnet tersendiri untuk mencetak atlet atlet balap Nasional berkelas internasional.

"Kami yakin. Pengaruh Pak Erick terhadap anak muda sungguh luar biasa. Di luar sana, banyak anak muda yang menjadikan pak Erick sebagai tokoh ideal dan panutan," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya