Berita

Ketua PP Ansor Luqman Hakim/Net

Politik

Desa Wadas Belum Pulih, Ketua PP Ansor Minta PLN Hidupkan Lagi Aliran Listrik

SABTU, 12 FEBRUARI 2022 | 14:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor dapati kondisi Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah, belum sepenuhnya pulih usaih gejolak yang pecah pada Selasa pagi (8/2).

Gejolak akibat gesekan antar warga yang pro dan kontra pengukuran lahan penambangan batu andesit yang akan dipakai untuk membangun  Bendungan Bener. Akibatnya, beberapa orang diamankan aparat walau kemudian dipulangkan.

Catatan LBH Ansor, sampai Jumat malam (11/2), banyak warga yang masih trauma atas peristiwa pengepungan, penangkapan dan penahanan warga oleh aparat polisi. Terlebih, masih sangat banyak polisi berjaga dengan senjata lengkap dan membawa anjing pelacak (K-9).


Begitu juga Listrik PLN masih padam dan terjadi sejak hari Senin (7/2). Sinyal seluler sulit diperoleh menyebabkan informasi dari Desa Wadas tidak mudah diakses. Desa Wadas masih terisolir.

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua PP Ansor Luqman Hakim meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memerintahkan seluruh aparat meninggalkan Desa Wadas untuk mengurangi dampak trauma masyarakat.

"Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera merealisasikan komitmennya menarik seluruh pasukan polisi dari Desa Wadas dan sekitarnya. Penarikan pasukan ini penting untuk mengurangi faktor traumatik warga," kata Luqman Hakim kepada wartawan, Sabtu (12/2).

Termasuk juga kepada PLN, Luqman meminta agar segera menghidupkan kembali aliran listrik ke Desa Wadas sehingga warga dapat kembali berkegiatan dengan normal.

"Aksi sepihak PLN mematikan listrik di Desa Wadas sehak hari Senin (7/2) merupakan tindakan zalim dan melanggar UU Perlindungan Konsumen," katanya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB ini juga mendesak agar provider seluler memulihkan jaringan di Desa Wadas untuk melancarkan komunikasi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya