Berita

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pranomo didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk anak di Ciputra World, Surabaya/Ist

Presisi

Wakapolri Salut dengan Capaian Vaksinasi di Jawa Timur

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 22:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakapolri Komjen Gatot eddy Pramono bersmaa Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto terbang ke Jawa Timur untuk melihat langsung pelaksanaan vaksinasi anak yang digelar di Ciputra Word II Kota Surabaya.

Dalam kegiatan vaksinasi anak dan dewasa di Ciputra Word II Surabaya disiapkan sebanyak 2.300 dosis, diperuntukan bagi masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya yang melaksanakan vaksinasi tahap 3 Astrazeneca (Booster) dan anak usia 6-11 tahun, tahap 2 Sinovac. Dengan dibantu oleh tenaga kesehatan gabungan dari TNI, Polri, Dinkes dan relawan.

Wakapolri mengatakan, tujuan dari kunjungannya antara lain adalah memastikan pelaksanaan percepatan vaksinasi di jawa timur, kesiapan anggota yang melaksanakan kegiatan vaksinasi, pengamanan termasuk kesiapan tempatnya.


"Saya mengucapkan terima kasih. Bahwa vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Polda Jatim ini untuk anak sudah sangat baik, saya dapat laporan dari Pak Kapolda sampai hari ini sudah mencapai 66 persen untuk dosis yang pertama untuk anak. Tentunya ini bukan kerja dari Polda Jatim saja. Tapi merupakan kerja-kerja yang dilaksanakan secara sinergi, kolaborasi dan koordinasi. Baik dengan teman-teman TNI, Pemerintah Daerah, Satgas, Dinas Kesehatan termasuk juga masyarakat lainnya, seperti hari ini kita melaksanakan di mal Ciputra,” kata Komjen Gatot, Kamis (11/2).

Oleh karena itu, Wakapolri juga berpesan, untuk bersama-sama kita mengajak seluruh masyarakat untuk patuh dan taat kepada protokol kesehatan, menggunakan masker, terutama menjaga jarak dan lainnya.

"Kalau ini betul-betul kita patuhi. Insyaallah Omicron ini bisa kita tahan lajunya. Ini hasil kerja kita bersama-sama. Karena kita secara nasional kita sudah tahu bahwa untuk vaksinasi dosis satu sudah mencapai di angka 89 persen. Ini tantangan buat kita bersama-sama bagaimana kita semuanya, untuk menjaga protokol kesehatan dengan ketat," pungkas Komjen Gatot Eddy.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya