Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar

Politik

Direktur CSIIS: Cak Imin Terancam Komitmen Gus Yahya

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 22:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar akan semakin tergerus elektabilitasnya jika tidak melakukan pendekatan kepada Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Sholeh Basyari, posisi Cak Imin akan semakin sulit menapaki jalan menuju Pemilu 2024 dengan berjaraknya hubungan dengan Gus Yahya.

Terlebih, kata Sholeh, Gus Yahya sudah menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama akan semakin terbuka dan tidak lagi menjadi alat politik bagi PKB.


"Komitmen Gus Yahya menjadikan NU lebih terbuka, jelas sangat berpengaruh pada posisi Cak Imin," ujar Sholeh dalam keterangannya, Kamis (10/2).

Saat ini, kata dia, semua tokoh potensial yang akan menjadi calon presiden dan calon wakil presiden, sudah melihat NU sebagai potensi sumber suara.

"Sehingga mereka berlomba-lomba untuk masuk ke pesantren-pesantren, sowan ke kiai-kiai dan berbagai cara lain," katanya.

Menurutnya, Cak Imin harus segera melakukan pendekatan kepada Gus Yahya supaya tidak semakin kehilangan momentum memastikan suara NU aman memberikan dukungan bagi dia dan PKB.

"Untuk mengkonsolidasi lagi kalangan NU, harusnya Cak Imin sowan ke Gus Yahya. Atau ajak 'ngopi bareng' lah. Biar nahdliyin melihat antara NU dengan PKB masih ada irisan. Jangan malah menjauh," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya