Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Warga Wadas Merasa Ketakutan, Megawati Harus Tegur Keras Ganjar Pranowo

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 17:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi gagal menjalankan tugasnya sebagai petinggi daerah dalam melindungi keamanan rakyat.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menyikapi aksi represif aparat di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah.

"Ini kan tugas kepala daerah dan Kapolda itu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, bukan melakukan tindakan sebaliknya," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/2).


Khusus untuk Ganjar, Ujang memandang perlu ada teguran dari partai politik yang mengusungnya dalam pemilihan gubernur sampai menjabat dua periode.

"Kalau terkait dengan partai apakah ketua umum harus memberikan teguran, saya rasa harus, ini bukan soal sederhana, ini merugikan warga rakyat merasa ketakutan dan terintimidasi," katanya.

Bagi Ujang, teguran itu menjadi wajib hukumnya bagi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang selalu menyuarakan Ganjar sebagai kader PDIP adalah petugas partai dalam jabatan kepala daerah.

"Megawati yang menganggap kadernya sebagai petugas partai, harus memperingatkan dengan tegas dan keras atas fenomena itu, saya kira harus," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya