Berita

Ketua Harian Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyyah (PPKN), Tjetjep Mohammad Yasin/Ist

Politik

Gus Yasin: Baliho HRS di Madura Itu Kode untuk NU

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 10:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemasangan baliho Habib Rizieq Syihab (HRS) berserta tuntutan usut tuntas Tragedi KM 50 oleh warga Madura, merupakan kode yang ditujukan untuk Nahdlatul Ulama (NU).

Demikian disampaikan Ketua Harian Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyyah (PPKN), Tjetjep Mohammad Yasin, kepada Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (9/2).

"Saya sempat bertanya ke kalangan warga NU di Madura terkait pemasangan baliho HRS dan desakan pengusutan kasus tragedi KM 50. Mereka menjawab itu merupakan ‘kode’ untuk NU,” jelas Gus Yasin, sapaan akrabnya.


Pemasangan baliho itu, lanjut Gus Yasin, menunjukkan betapa besar cintanya warga Madura terhadap habaib.

Alumni PP Tebuireng ini menambahkan, kalangan warga NU Madura kecewa dengan sikap sebagian pengurus NU yang anti-HRS. Sementara NU dengan HRS, selama ini bisa bekerjasama terutama PBNU di era kepemimpinan KH Hasyim Muzadi.

“Fanatisme warga NU di Madura sangat kuat. Tapi sekarang saya mendengar sendiri ada dari mereka mengaku malu menjadi NU. Ini harus menjadi perhatian serius kita,” tegas Gus Yasin.

Karena itu Gus Yasin mengingatkan adanya perubahan sikap ini harus menjadi koreksi bersama, terutama oleh PBNU.

"Bagaimanapun kader-kader NU Madura adalah aset besar untuk jamiyyah Nahdlatul Ulama,” demikian Gus Yasin.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya