Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Jika Peduli Papua, Demokrat Cs Harus Cepat Pilih Pengganti Klemen Tinal

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 20:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai politik pengusung seharusnya bisa segera mengambil keputusan terkait pengganti Klemen Tinal sebagai Wakil Gubernur Papua.

Sebab posisi wakil dari Gubernur Papua, Lukas Enembe sudah terlalu lama kosong sejak 25 Mei 2021 lalu.

Politisi Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan, sebetulnya tidak sulit menunjuk pengganti Klemen.


Pasalnya, Lukas Enembe dikabarkan telah mengusulkan dua orang untuk mendampinginya di Papua, yakni Wakil Ketua DPR Papua, Yunus Wonda dan Sekretaris KONI Papua, Kenius Kogoya.

"Tunggu apalagi, segera saja usulan dua nama dari Lukas Enembe di setujui oleh pimpinan parpol pengusung," ujar Arief Poyuono kepada redaksi, Rabu (8/2).

Kata Arief, jika memang parpol-parpol pengusung punya kepedulian terhadap masyarakat Papua, seharusnya tidak membiarkan Lukas Enembe bekerja sendirian melayani masyarakat.

"Toh dua tokoh yang diusulkan untuk posisi Wagub Papua itu juga asli kader partai politik yang mengusung pasangan Lukas Enembe dan Klemen Tinal pada Pilkada 2018," terangnya.

Lukas Enembe dan Klemen Tinal resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua setelah dilantik Presiden Joko Widodo pada 5 September 2018 lalu. Keduanya memenangkan Pilkada 2018 setelah diusung oleh Partai Demokrat, Golkar, NasDem, Hanura, PAN, PKB, PKS, PKP, PPP, dan PBB.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya