Berita

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) Budi Gunawan /Net

Politik

Budi Gunawan: Pindah IKN Akan Jadi Sejarah dan Ikon Baru Indonesia

MINGGU, 06 FEBRUARI 2022 | 03:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengesahan Undang Undang Ibukota Negara (IKN) menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memindahkan ibukota negara ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) Budi Gunawan mengatakan, pemerintah tengah merancang proses pembangunan IKN di Kalimantan Timur yang akan menjadi ikon sejarah baru negara.

“Pemerintah sangat serius membangun di ibukota negara (IKN) baru. Berpindahnya IKN akan menjadi sejarah baru untuk Indonesia,” ujar Budi Gunawan dalam keterangannya, Sabtu (5/2).


Budi menyampaikan, alasan utama pemerintah memindahkan ibukota negara,  karena adanya keinginan mengubah stigma bahwa Indonesia hanya Pulau Jawa.

“Bahwa Indonesia memiliki luas yang melimpah dengan ekosistem yang luar biasa. Maka Bapak Presiden ingin tidak ada kesenjangan antara Pulau Jawa dan lainnya,” terangnya.

Pernyataan Budi Gunawan ini diamini Ketua Umum Persekutuan Suku Asli Kalimantan (Pasak), Surpani.

Menurutnya, pemindahan IKN sudah melalui kajian mendalam. Salah satunya, pernah dia tulis dalam satu tesis mengenai peranan parpol dalam rangka mendukung perpindahan IKN.

"Jadi bicara perpindahan IKN, ini berdasarkan kajian mendalam. Saya sebagai pendiri Pasak, adalah satu-satunya penulis tesis tentang peranan partai politik dalam rangka mendukung perpindahan IKN dari Jakarta ke Kaltim. Oleh karena itu, benang merahnya cukup panjang," tuturnya.

Surpani membeberkan alasan mengapa Provinsi Kalimantan Timur dipilih sebagai IKN, yaitu karena letak geografisnya yang tidak berada di lempengan gempa, sehingga jarang terjadi bencana.

"Pertama, Kaltim secara geografis berada di tengah Indonesia bagian barat dan timur, dan berada di jalur khatulistiwa. Kedua, berdasarkan kajian geografis, Kaltim tidak ada sesaran untuk terjadi gempa," jelasnya.

"Yang ketiga, lokasi Kaltim masih luas untuk dikembangkan menjadi ibukota modern dan profesional," demikian Suparni.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya