Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin/Net

Politik

IPR: Rakyat Indonesia Butuh Capres yang Mampu Kelola Negara dan Lunasi Utang

SABTU, 05 FEBRUARI 2022 | 10:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon Presiden 2024 yang paling dibutuhkan rakyat Indonesia adalah yang memiliki prestasi, pengalaman, berintegritas, serta mampu mengelola negara.

Begitu menurut pandangan pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/2). 

"Capres 2024 yang ideal bagi rakyat yang punya prestasi, pengalaman, berintegritas, mampu mengelola negara dan rakyat, dan dapat diterima oleh rakyat," kata Ujang Komarudin.


Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai, jika ada capres yang memiliki kriteria demikian, maka ia akan disukai rakyat Indonesia.

Selain itu, masih kata Ujang, yang dibutuhkan rakyat juga adalah pemimpin yang bisa membayar utang negara dan mampu menyejahterkan rakyatnya.

Persoalan ini tidak kalah pentingnya karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. 

"Katanya kita negara kaya, tapi rakyatnya miskin? Yang kaya kelompok tertentu atau elite tertentu? Makanya, sudah saatnya lahir calon pemimpin yang bisa menjawab itu semua," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya