Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Bersiap Hadapi Pemilu 2024, AHY: Lebih Baik Jadi Kuda Hitam, Tapi Menang

JUMAT, 04 FEBRUARI 2022 | 11:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh kader Partai Demokrat diminta untuk tidak jemawa. Tidak jadi persoalan apabila Demokrat tak dianggap oleh para lawan, semua kader harus fokus bekerja keras untuk meraih kemenangan, dalam hal ini Pemilu 2024.

Begitu ditegaskan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (4/2).  

"Jangan merasa diri hebat. Lebih baik kita menjadi kuda hitam yang tidak diperhitungkan, tapi menang," tegas AHY di depan ratusan anggota DPRD Partai Demokrat dari sejumlah provinsi dan kabupaten/kota, Kamis malam (3/2).


Ratusan anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota ini berkumpul di Jakarta dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, ditempatkan di dua lokasi terpisah.

Mereka mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan secara bergelombang. Sementara AHY menyampaikan sambutan melalui telekonferensi.

Dengan menganalogikan pada jenis-jenis kuda, AHY juga mengajak para wakil rakyat utusan Demokrat ini untuk menjadi kuda perang.

"Kuda perang adalah kuda yang bisa berlari kencang, tapi punya inisiatif kapan harus melambat, berhenti, atau bahkan berbelok untuk mencapai kemenangan," kata AHY.

"Jadi jangan asal lari kencang tanpa henti atau baru bergerak jika diperintah," imbuh dia menegaskan.

AHY menjelaskan bahwa saat ini tren elektabilitas Partai Demokrat terus bergerak naik, berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga sepanjang 2021.

"Survei adalah kompas atau barometer, tapi untuk menang tidak cukup hanya survei. Para anggota Dewan sekalian harus kerja keras turun ke lapangan, bantu rakyat dan tunjukkan identitas nasionalis-religius kita sebagai jatidiri Demokrat,” ucap AHY.

Menurut AHY, anggota legislatif adalah aset partai yang harus terus dikembangkan.

"Mari kita satukan visi, misi, dan energi untuk memenangkan Pemilu tahun 2024,” ajaknya.

"Pilpres dan Pileg harus kita baca dalam satu tarikan napas yang sama. InsyaAllah saat kita menangkan Pilpres dan Pileg, Pilkada akan kita menangkan," demikian AHY. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya