Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Pesan Imlek Erick Thohir: Perbedaan adalah Kekuatan Bangsa

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 12:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Momentum Imlek Tahun 2022 harus dimaknai oleh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga silaturahmi antar sesama anak bangsa. Sebab, salah satu kekuatan bangsa Indonesia adalah perbedaan dan simbol persatuan itu sudah ada sejak bangsa ini berdiri, yakni Bhinneka Tunggal Ika.

Begitu pesan Imlek dari Menteri BUMN Erick Thohir kepada wartawan, Rabu (2/2). Menurutnya, Bhinneka Tunggal Ika adalah sebuah karya nyata dari bangsa Indonesia bahwa perbedaan adalah kekuatan dari bangsa.

“Kita harus jaga terus silaturahim, saling menghormati bahwa perbedaan itu adalah kekuatan,” kata Erick Thohir dalam keterangannya, Rabu (2/2).


Menurut Erick Thohir, bangsa Indonesia telah diproyeksikan akan menjadi negara nomor empat terbesar di dunia. Tetapi untuk mencapai hal itu butuh kerjasama antar masyarakat dengan menerima semua perbedaan yang ada di bangsa ini.

Unity in Diversity, kata Erick Thohir, menjadi semboyan bagi seluruh masyarakat di dunia. Bersatu di tengah keberagaman ini juga telah menjadi semboyan bagi bangsa Indonesia melalui Bhinneka Tunggal Ika yang dikenalkan oleh para pendiri bangsa.

“Founding fathers kita, Pak Soekarno, Pak Hatta yang membuktikan bahwa inilah Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, NKRI menjadi sebuah kekuatan," ucapnya.

"Tidak mungkin ekonomi kita tumbuh kalau masyarakat sendiri tidak menjaga kerukunan. Ini menjadi penting," imbuh Erick.

Orang nomor satu di BUMN juga berkesempatan silaturahmi dengan umat Tionghoa yang merayakan Imlek di Vihara Amurva Bhumi, Vihara Sila Paramita, Vihara Ekayana Arama, Vihara Toa Se Bio dan Vihara Dharma Bhakti. Dalam kesempatan tersebut, Erick bertekad untuk terus menyebarkan kebaikan untuk sesama.

"Masing-masing dari kita memiliki peran masing-masing di tahun yang baru ini. Langkah kecil menyebarkan nilai solidaritas, cinta kasih, dan toleransi, akan berdampak besar untuk bangsa ini," kata Erick Thohir.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya