Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Pengamat: Peristiwa Cak Imin Ambil Alih Ketum PKB Masih Membekas di Kalangan Gusdurian

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 09:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketidakhadiran Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias (Cak Imin) saat pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Balikpapan, Kalimantan Timur, dinilai bukan hal yang mengejutkan.

Pasalnya, Cak Imin bukanlah bagian dari gerbong Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang ingin mengembalikan NU ke khittahnya sebagaimana yang dicita-citakan KH Abdurrahman Wahid atau Gusdur.

"Cak Imin kemungkinan juga dinilai sosok yang tidak loyal kepada Gusdur. Indikasi ke arah itu terlihat saat Cak Imin mengambil alih Ketua Umum PKB. Kejadian tersebut tampaknya masih membekas di kalangan Gusdurian," kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/2).


Atas alasan itu, menurut Jamiluddin, kepengurusan PBNU di bawah kepemimpinan Gus Yahya saat ini memasang jarak dengan PKB, khususnya Cak Imin.

Dengan begitu, NU bisa ideal seperti yang diinginkan Gus Dur, yakni ada di mana-mana.

"Jadi, NU tampaknya ingin menunjukkan bukan bagian dari PKB. NU ingin mengatakan, PKB lah yang menjadi bagian dari NU. Pemikiran ini logis, karena memang NU yang membentuk PKB," tegas Dekan FIKOM IISIP Jakarta 1996 hingga 1999.

Adapun, lanjut Jamiluddin, apabila NU memasang jarak, tentu yang rugi pastinya PKB. Sebab, mayoritas pendukung PKB warga NU. Hal itu tampaknya akan terlihat pada Pemilu 2024.

Dalam acara pengukuhan PBNU di Balikpapan, Kalimantan Timur, sejumlah petinggi negara hadir menyaksikan langsung pengukuhan Gus Yahya dkk. Tampak hadir Presiden Jokowi, Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani hadir dalam acara tersebut.

Sementara, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tidak kelihatan alias absen dalam acara tersebut. Berbeda dengan kepengurusan PBNU sebelumnya, Cak Imin aktif dalam berbagai acara PBNU.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya