Berita

Elite PKS saat Rekernas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Ini Alasan PKS Cuma Airlangga dan AHY yang Sambutan di Rekernas

SENIN, 31 JANUARI 2022 | 18:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Absennya sejumlah Ketua Umum partai politik kecuali Partai Demokrat dan Golkar yang memberikan sambutan dalam acara Rakernas PKS 2022, diluruskan Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Alhabsyi.

Aboe Bakar mengatakan bahwa pihaknya mempersiapkan pelaksanaan acara Rakernas cukup singkat. Sehingga, beberapa Ketua Umum partai politik tidak bisa hadir dan memberikan sambutan secara virtual untuk PKS.

"Untuk sambutan dari partai-partai ini kita kirim, memang waktu kita sangat singkat persiapan dan pelaksanaannya," kata Aboe Bakar kepada wartawan di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Senin (31/1).


Menurut dia, semua Ketua Umum parpol sudah bersedia memberikan testimoni dan sambutan. Hanya saja, masalah waktu yang tidak pas sehingga cuma AHY dan Airlangga yang sempat.

Mulai dari Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan hingga Ketua DPR RI Puan Maharani juga sudah menjanjikan.

"Mereka gak sampai, jadi kita yang ada saja dan cocok juga dengan waktunya," jelas Aboe Bakar.

"Tidak memakan waktu yang agak panjang, dan alhamdulillah Wapres paling duluan, serta Bapak Ketua MPR (Bambang Soesatyo), AHY, Airlangga, dan itu kita kontek semua," demikian Aboe Bakar.

Dalam pembukaan acara Rakernas PKS, hanya ada dua Ketua Umum parpol yang memberikan sambutan. Dua Ketum itu yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Sementara, dari unsur pemerintah hanya Wakil Presiden KH Maruf Amin dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang memberikan sambutan untuk Rakernas PKS 2022.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya