Berita

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau/Net

Dunia

Basmi Islamofobia, Kanada akan Tunjuk Perwakilan Khusus

SENIN, 31 JANUARI 2022 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kanada akan menunjuk perwakilan khusus untuk memerangi Islamofobia sebagai bagian dari strategi anti-rasisme di negara tersebut.

Pemerintah Kanada, dalam pernyataan pada Sabtu (29/1), menekankan, Islamofobia adalah ancaman nyata bagi umat Islam di seluruh dunia. Untuk itu, suatu keharusan untuk membangun negara yang lebih inklusif dan memerangi diskriminasi.

Rencana untuk menunjuk perwakilan khusus memerangi Islamofobia diumumkan pada peringatan lima tahun setelah penembakan masjid mematikan di Quebec.


"Tahun ini, pada malam peringatan lima tahun aksi teror (serangan masjid di Kota Quebec), pemerintah Kanada berdiri dan mendukung komunitas Muslim di seluruh Kanada dan menegaskan kembali komitmen untuk mengambil tindakan mengecam dan mengatasi Islamofobia," kata pemerintah, seperti dimuat Anadolu Agency.

Pemerintah menjelaskan, penunjukan perwakilan khusus telah direkomendasikan selama KTT Nasional tentang Islamofobia yang diadakan pada Juli 2021.

Di media sosial, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau juga menekankan perlunya untuk mengakhiri Islamofobia.

"Islamofobia tidak dapat diterima. Titik. Kita perlu mengakhiri kebencian ini dan membuat komunitas kita lebih aman bagi Muslim Kanada. Untuk membantu itu, kami bermaksud menunjuk Perwakilan Khusus untuk memerangi Islamofobia," ujarnya.

Tahun lalu, Kanada mendeklarasikan 29 Januari sebagai Hari Peringatan Nasional untuk teror di masjid Kota Quebec pada 2017, yang menewaskan enam orang dan 19 lainnya terluka.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya