Berita

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia/Repro

Politik

Hadiri Webinar GMKI-GAMKI, Bahlil Lahadalia Kembali Singgung Pemilu 2024

SABTU, 29 JANUARI 2022 | 02:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) dan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) mengadakan Forum Pemimpin Inspiratif Jumat (28/1).

Dalam kegiatan virtual tersebut, hadir narasumber Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia dengan topik "Dari Aktivis, Pengusaha, Menjadi Menteri Berprestasi".

Bahlil mengaku pernah ragu dan menolak jabatan sebagai seorang Kepala BKPM/Menteri Investasi karena tidak yakin dengan tanggung jawab yang akan diembannya. Termasuk keraguan karena tidak fasih menggunakan Bahasa Inggris.


"Saya pernah ragu, namun Bang Ara (Maruarar Sirait) dan beberapa abang-abang lain mendorong saya untuk masuk kabinet. Ditambah dorongan dan keyakinan bahwa amanah tidak akan jatuh ke orang yang salah," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, nilai keadilan dan kesejahteraan juga mendorongnya untuk mewujudkan mimpi besar ketika menjadi aktivis, yaitu berguna untuk bangsa dan negara.

Dalam menjalankan tugas, Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya tegak lurus pada Presiden dan UU saja.

"Bekerja tanpa kepentingan untuk diri sendiri. Sehingga yang dikerjakan akan memberikan manfaat bagi banyak orang," katanya.

Karena kejujuran dan kerja nyatanya, Presiden Jokowi bahkan memberikan perlakuan istimewa kepada Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia untuk mencatut nama Presiden jika ada investor yang bermasalah tentang perizinan di suatu daerah.

"Pak Jokowi yang meminta dan memperbolehkan menggunakan namanya untuk kepentingan bangsa dan negara," ungkap Bahlil.

Bahlil Lahadalia mengomentari temuan survei nasional yang bertajuk 'Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19, Pandemic Fatigue dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu 2024' yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia.

Bahlil menyampaikan salah satu survei memuat temuan mengenai isu perpanjangan masa pemerintahan Jokowi hingga 2027. Dirinya menyatakan bahwa hal ini sejalan dengan beberapa diskusi yang dilakukannya dengan dunia usaha.

"Berdasarkan survei, pengusaha banyak yang menginginkan agar Pemilu diundur. Karena stabilitas ekonomi baru mulai dirasakan sejak 2021. Sehingga para pengusaha ingin agar dinamika politik tidak mempengaruhi kondisi ekonomi. Hal itu adalah hasil diskusi dengan dunia usaha," kata Bahlil.

Oleh karena itu, menurut Bahlil, keputusan terkait pengunduran Pemilu ataupun Presiden bisa dijabat tiga periode merupakan ranah dari para anggota DPR dan MPR.

"Saya hanya meneruskan apa yang menjadi bahasan dengan dunia usaha. Terkait aturan dan regulasinya, kembali kepada institusi legislatif," katanya.

Terkait capaian kerja, Kementerian Investasi/BKPM di bawah kepemimpinan Bahlil menjadi salah satu kementerian yang dinilai berhasil dan selalu mencapai target, sejak tahun 2019, 2020, dan 2021.

"Memang ini bukan pekerjaan yang gampang karena harus naik kurang lebih sekitar 20 sampai 33 persen dan untuk mencapainya harus dilakukan kerja yang luar biasa masif. Tapi saya punya keyakinan dengan pengalaman 2021, bahwa target 2022 Insyaallah akan tercapai," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya