Berita

Rizal Ramli/Repro

Politik

Rizal Ramli: Belum Tentu Presiden yang Akan Datang Setuju Ide Pindah Ibukota

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 02:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hanya dengan paksaan ibukota negara dapat dipindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Tentu, konsekuensinya akan membebani perekonomian rakyat.

Begitu dikatakan begawan ekonomi Rizal Ramli dalam dialog bersama wartawan senior Karni Ilyas yang diunggah dalam kanal YouTube Karni Ilyas Club, Kamis (27/1).

"Kalau dipaksain tentu bisa (pindah ibukota), tapi sederhana saja deh keluarga pegawai negeri yang biasa kan pendapatannya pas-pasan, harus punya rumah baru di Penajam," kata Rizal Ramli.


"Kalau elite kaya, hasil korupsi macam-macam enggak ada masalah, punya second atau three home," sambungnya.

Selain soal beban rakyat, kata Rizal, belum tentu juga presiden suksesi era Joko Widodo nantinya akan setuju dengan ide memindahkan ibukota negara.

"Belum tentu presiden yang akan datang setuju dengan ide itu, bisa-bisa mengingat pertimbangan anggaran yang sulit rakyat yang susah, dibatalin ini," cetusnya.

Bagi Rizal, pembatalan pembangunan IKN itu bukan hal mustahil. Sekalipun nantinya, istana negara telah terlanjur dibangun di IKN yang diberi nama Nusantara.

"Apalagi kalau RR jadi presiden?" kata Karni memotong omongan Rizal.

"Apalagi kalau RR jadi presiden, selesai barang itu, gitu aja kok repot," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya