Berita

Presiden Rumania Klaus Iohannis/Net

Dunia

Rumania Siap Tampung Lebih Banyak Pasukan NATO

KAMIS, 27 JANUARI 2022 | 09:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rumania menyatakan kesiapannya untuk menampung lebih banyak pasukan NATO.

Presiden Klaus Iohannis mengatakan pihaknya juga telah melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) dan Prancis untuk menempatkan pasukan di negaranya.

"Saya telah konsisten mengatakan kami siap untuk menjadi tuan rumah penambahan pasukan sekutu di wilayah kami," kata Iohannis pada Rabu (26/1), seperti dikutip Reuters.


Pada Senin (24/1), Departemen Pertahanan AS mengatakan pihaknya menempatkan sekitar 8.500 tentara Amerika dalam siaga tinggi, menunggu perintah untuk dikerahkan ke sayap timur NATO jika Rusia menyerang Ukraina. Prancis juga menawarkan untuk mengirim lebih banyak pasukan jika diperlukan.

"Menyusul pengumuman yang dibuat oleh AS dan Prancis, kami melakukan kontak dengan kedua sekutu untuk menetapkan cara konkret untuk mewujudkan kehadiran militer mereka," lanjut Iohannis.

Terkait dengan ketegangan di perbatasan Rusia dan Ukraina, Iohannis mengatakan langkah diplomatik adalah kunci untuk meredakan ketegangan.

Rumania merupakan anggota NATO sejak 2004 dan menampung hingga 4.000 tentara di negaranya. Amerika Serikat juga memiliki tentara yang ditempatkan di pangkalan terpisah di Rumania dan di Bulgaria.

"Krisis saat ini membuktikan sekali lagi bahwa mengonsolidasikan kehadiran sekutu di sisi timur termasuk di negara kita sangat penting," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya