Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/Net

Politik

Firli Bahuri: Korupsi di Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif, serta Hubungan Mencurigakan Politikus dan Pebisnis Masih Jadi Tugas Berat Bangsa Indonesia

RABU, 26 JANUARI 2022 | 10:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemberantasan korupsi dalam sistem politik masih menjadi tugas berat bangsa Indonesia.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri merujuk pada data indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perception Index, CPI) tahun 2021 sebesar 38, meningkat satu poin dari CPI 2020 dengan nilai 37. Nilai ini masih berada di bawah skor global 43.

Peningkatan yang signifikan terjadi pada nilai World Economis Forum EOS dari 46 menjadi 53, Global Insight Country Risk Rating dari 35 menjadi 47. Sementara nilai yang mengalami penurunan adalah PRS Internastional Country Risk Guide dari 50 menjadi 48, Bertelsmann Foundation Transform Index dari 37 menjadi 33 dan Varieties of Democracy Project dari 26 menjadi 22.


Tiga komponen lainnya mengalami nilai yang stagnant yaitu Economist Intelligence Unit Country Ratings, PERC Asia Risk Guide, dan World Justice Project-Rule of Law Index.

"Ini menunjukkan bahwa tugas berat Indonesia masih bergerak pada korupsi dalam sistem politik, korupsi politik di eksekutif, legislatif dan yudikatif, pembayaran khusus dan supa ekspor impor, serta hubungan mencurigakan politikus dan pebisnis," kata Firli Bahuri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/1).

Selain itu, PR besar Indonesia adalah adanya korupsi di lingkaran birokrasi, pemberian hukuman pada pejabat publik yang mengalahgunakan kewenangan.  

Indeks persepsi korupsi Indonesia sebesar 38 sama dengan negara Brazil. Sedangkan Indonesia lebih tinggi dibanding Rusia dengan CPI 29.

"Sementara dibandingkan dengan tiga negara lainnya, Indonesia masih jauh tertinggal dengan India (40), China (45), Afrika Selatan (44)," lanjut Firli Bahuri.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya